Bupati Tana Toraja Buka Koordinasi Lintas Sektor Implementasi Model Gizi Anak
TANA TORAJA-MAKALE, Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, Sp.A, secara resmi membuka Workshop Evaluasi Pelaksanaan Gizi Anak Sekolah Penyelenggeraan, MBG dan Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Tana Toraja didampingi Wakil Bupati, Erianto Paundanan, SH, MH yang digelar di Ruang Rapat Bappelitbangda, Selasa (6/5/25).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara World Food Programme (WFP), Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), dan Pemkab. Tana Toraja.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa program ini merupakan sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Tana Toraja dengan tujuan utama untuk menjadikan masyarakat Indonesia yang handal sehingga Indonesia Emas di Tahun 2045 dapat tercapai.
βPerlu adanya terobosan-terobosan yang kita buat supaya apa yang betul-betul ingin kita capai bisa tercapai dan tentunya bisa menuju Indonesia yang bahagia, sehat dan sejahtera di tahun-tahun yang akan datang", ujar Beliau.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pimpinan OPD, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta perwakilan dari Kementerian Agama dan sejumlah camat dan kepala desa terkait.
Agenda pertemuan meliputi pemaparan program, diskusi interaktif, serta perumusan rekomendasi dan tindak lanjut implementasi program gizi anak sekolah secara terintegrasi di wilayah Kabupaten Tana Toraja.
Dengan adanya forum ini, diharapkan tercipta komitmen bersama dalam mendukung percepatan penanganan stunting dan peningkatan gizi anak di daerah.
Adapun narasumber dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan adalah :
1. Jelsi Natalia Marampa, SKM, M.KKK (Asdep Peningkatan Gizi dan Pencegahan Stunting)
2. Ratna Kusuma Dewi (Analis Kebijakan Ahli Madya)
3. Wahyuni Aristyanti (Analis Kebijakan Ahli Muda)
4. Rida Desiana
Sedangkan dari World Food Programme (WFP) Indonesia adalah :
1. Bachtiar Kurniawan (Program Policy Officer β Team lead)
2. Agatha (SBC Program Officer)
3. Astryda Myranda (Program Associate). (tim IKP)
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara World Food Programme (WFP), Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), dan Pemkab. Tana Toraja.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa program ini merupakan sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Tana Toraja dengan tujuan utama untuk menjadikan masyarakat Indonesia yang handal sehingga Indonesia Emas di Tahun 2045 dapat tercapai.
βPerlu adanya terobosan-terobosan yang kita buat supaya apa yang betul-betul ingin kita capai bisa tercapai dan tentunya bisa menuju Indonesia yang bahagia, sehat dan sejahtera di tahun-tahun yang akan datang", ujar Beliau.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pimpinan OPD, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta perwakilan dari Kementerian Agama dan sejumlah camat dan kepala desa terkait.
Agenda pertemuan meliputi pemaparan program, diskusi interaktif, serta perumusan rekomendasi dan tindak lanjut implementasi program gizi anak sekolah secara terintegrasi di wilayah Kabupaten Tana Toraja.
Dengan adanya forum ini, diharapkan tercipta komitmen bersama dalam mendukung percepatan penanganan stunting dan peningkatan gizi anak di daerah.
Adapun narasumber dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan adalah :
1. Jelsi Natalia Marampa, SKM, M.KKK (Asdep Peningkatan Gizi dan Pencegahan Stunting)
2. Ratna Kusuma Dewi (Analis Kebijakan Ahli Madya)
3. Wahyuni Aristyanti (Analis Kebijakan Ahli Muda)
4. Rida Desiana
Sedangkan dari World Food Programme (WFP) Indonesia adalah :
1. Bachtiar Kurniawan (Program Policy Officer β Team lead)
2. Agatha (SBC Program Officer)
3. Astryda Myranda (Program Associate). (tim IKP)