Bupati Zadrak Tombeg Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri Secara Virtual
TANA TORAJA – MAKALE, Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, Sp.A, mengikuti Zoom Meeting Pengendalian Inflasi yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, bertempat di Kantor Bupati Tana Toraja, Senin (23/2/2026).
Rapat koordinasi ini membahas laporan pengawasan pengendalian inflasi daerah periode 18 sampai dengan 20 Februari 2026 serta evaluasi kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di masing-masing daerah. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Berdasarkan pemaparan data Indeks Perubahan Harga (IPH), IPH Month to Month (M3) Kabupaten Tana Toraja pada bulan Februari 2026 tercatat sebesar 0,83. Komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap peningkatan IPH antara lain cabai rawit, beras, dan daging ayam ras. Dari ketiga komoditas tersebut, cabai rawit tercatat mengalami fluktuasi kenaikan harga tertinggi.
Bupati Tana Toraja menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tana Toraja terus melakukan pemantauan harga secara berkala serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi bahan pangan, khususnya komoditas strategis yang berpotensi memicu inflasi.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan langkah-langkah pengendalian inflasi di daerah dapat semakin optimal, sehingga stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. (mis)
#InflasiDaerah #StabilitasHarga #HargaBahanPokok #KomoditasStrategis #RakorInflasi #PemkabTanaToraja #DiskominfoTanaToraja #TanaTorajaMASERO
Rapat koordinasi ini membahas laporan pengawasan pengendalian inflasi daerah periode 18 sampai dengan 20 Februari 2026 serta evaluasi kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di masing-masing daerah. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Berdasarkan pemaparan data Indeks Perubahan Harga (IPH), IPH Month to Month (M3) Kabupaten Tana Toraja pada bulan Februari 2026 tercatat sebesar 0,83. Komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap peningkatan IPH antara lain cabai rawit, beras, dan daging ayam ras. Dari ketiga komoditas tersebut, cabai rawit tercatat mengalami fluktuasi kenaikan harga tertinggi.
Bupati Tana Toraja menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tana Toraja terus melakukan pemantauan harga secara berkala serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi bahan pangan, khususnya komoditas strategis yang berpotensi memicu inflasi.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan langkah-langkah pengendalian inflasi di daerah dapat semakin optimal, sehingga stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. (mis)
#InflasiDaerah #StabilitasHarga #HargaBahanPokok #KomoditasStrategis #RakorInflasi #PemkabTanaToraja #DiskominfoTanaToraja #TanaTorajaMASERO