Musrenbang RKPD Kabupaten Tana Toraja Tahun 2026 Dan Musrenbang Anak | Portal Berita
Pemerintah Kabupaten Tana Toraja

Musrenbang RKPD Kabupaten Tana Toraja Tahun 2026 Dan Musrenbang Anak

πŸ—‚οΈ Umum | πŸ“… Published: 20 Mar 2025 πŸ‘οΈ Views: 69
TANA TORAJA - MAKALE, Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, Sp.A menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tana Toraja Tahun 2026 serta Musrenbang Anak didampingi Wakil Bupati Tana Toraja, Erianto Paundanan, SH, MH yang digelar pada Kamis, 20 Maret 2025, di Gedung Tammuan Mali’.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Tana Toraja, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah, Ketua dan Wakil TP PKK Tana Toraja, serta para kepala perangkat daerah, camat, lurah, tokoh masyarakat, akademisi, dan perwakilan Forum Anak Kabupaten Tana Toraja.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya Musrenbang sebagai wadah partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menyusun rencana pembangunan daerah.
β€œUntuk memasuki Musrenbang tingkat Kabupaten ini sudah diawali dengan Musrenbang tingkat Kelurahan/Lembang dan Kecamatan kemudian disusul kemarin dengan Forum SKPD tujuannya adalah bagaimana kita menyatukan program, keinginan yang tentunya dibutuhkan masyarakat pada umumnya untuk kita bisa selesaikan bersama dan kita tuangkan pada Musrenbang hari ini” ujar Beliau.
Untuk diketahui, Musrenbang ini merupakan bagian dari tahapan perencanaan sebagaimana diamanatkan dalam berbagai regulasi, termasuk Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017. Tujuannya adalah menyusun program prioritas pembangunan daerah yang sinkron dengan kebijakan pemerintah pusat maupun provinsi.
Selain membahas perencanaan pembangunan daerah, Musrenbang Anak juga menjadi momen penting untuk menyerap aspirasi anak-anak sebagai bagian dari pembangunan yang inklusif. Dengan adanya forum ini, diharapkan suara anak-anak dalam pembangunan semakin diperhatikan, terutama terkait hak dan kesejahteraan mereka. (tim IKP)