Bupati Tana Toraja Ikuti Rapat Evaluasi Antrean BBM Bersama Gubernur Sulsel
TANA TORAJA – MAKALE, Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tana Toraja mengikuti rapat evaluasi penanganan antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan secara daring, Senin (14/9/2026).
Rapat yang diikuti dari Ruang Rapat Bupati melalui Zoom Meeting tersebut merupakan tindak lanjut arahan Pemprov Sulsel terkait pemantauan dan pengawasan penyaluran BBM bersubsidi di seluruh kabupaten/kota.
Rapat dipimpin Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama jajaran Forkopimda Sulsel, serta diikuti pemerintah kabupaten/kota dan pihak terkait.
Dalam rapat, Gubernur meminta Pertamina melakukan analisis kebutuhan BBM di Sulsel menyusul meningkatnya permintaan masyarakat, termasuk peralihan konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi akibat disparitas harga.
Gubernur menyampaikan antrean BBM saat ini mulai terurai. Namun, evaluasi tetap dilakukan untuk memastikan pasokan mampu mengimbangi kebutuhan masyarakat. Pasokan yang sebelumnya berada di kisaran 700 kiloliter (KL) bahkan telah mencapai sekitar 1.300 KL pada kondisi tertentu.
Pemprov Sulsel juga telah mengusulkan kepada pemerintah pusat penambahan kuota BBM sebesar 30 persen untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan.
Di Kabupaten Tana Toraja, rapat diikuti Wakil Bupati, Kepala Kejaksaan Negeri, Wakapolres, Danramil 1414-0, Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, kepala perangkat daerah terkait, serta pengelola SPBE dan SPBU.
Pengawasan penyaluran BBM menjadi perhatian bersama untuk memastikan BBM bersubsidi tersalurkan tepat sasaran, tepat volume dan tepat manfaat, sekaligus mencegah praktik yang dapat memicu antrean panjang.
Melalui koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja berkomitmen mendukung langkah Pemprov Sulsel dalam menjaga kelancaran distribusi BBM dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi secara tertib. (mis)
#BBMSubsidi #Pertamina #PemkabTanaToraja #DiskominfoTanaToraja #TanaTorajaMASERO
Rapat yang diikuti dari Ruang Rapat Bupati melalui Zoom Meeting tersebut merupakan tindak lanjut arahan Pemprov Sulsel terkait pemantauan dan pengawasan penyaluran BBM bersubsidi di seluruh kabupaten/kota.
Rapat dipimpin Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama jajaran Forkopimda Sulsel, serta diikuti pemerintah kabupaten/kota dan pihak terkait.
Dalam rapat, Gubernur meminta Pertamina melakukan analisis kebutuhan BBM di Sulsel menyusul meningkatnya permintaan masyarakat, termasuk peralihan konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi akibat disparitas harga.
Gubernur menyampaikan antrean BBM saat ini mulai terurai. Namun, evaluasi tetap dilakukan untuk memastikan pasokan mampu mengimbangi kebutuhan masyarakat. Pasokan yang sebelumnya berada di kisaran 700 kiloliter (KL) bahkan telah mencapai sekitar 1.300 KL pada kondisi tertentu.
Pemprov Sulsel juga telah mengusulkan kepada pemerintah pusat penambahan kuota BBM sebesar 30 persen untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan.
Di Kabupaten Tana Toraja, rapat diikuti Wakil Bupati, Kepala Kejaksaan Negeri, Wakapolres, Danramil 1414-0, Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, kepala perangkat daerah terkait, serta pengelola SPBE dan SPBU.
Pengawasan penyaluran BBM menjadi perhatian bersama untuk memastikan BBM bersubsidi tersalurkan tepat sasaran, tepat volume dan tepat manfaat, sekaligus mencegah praktik yang dapat memicu antrean panjang.
Melalui koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja berkomitmen mendukung langkah Pemprov Sulsel dalam menjaga kelancaran distribusi BBM dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi secara tertib. (mis)
#BBMSubsidi #Pertamina #PemkabTanaToraja #DiskominfoTanaToraja #TanaTorajaMASERO