Longsor Di Jalan Poros Palesan-Buakayu, Puluhan Penumpang Truk Jadi Korban
TANA TORAJA–BONGGAKARADENG, Bencana tanah longsor terjadi di Jalan Poros Palesan-Buakayu, tepatnya di wilayah Lembang Buakayu, Kecamatan Bonggakaradeng, Rabu (16/4/25).
Peristiwa ini menyebabkan puluhan penumpang sebuah mobil truk mengalami luka-luka.
Informasi yang dihimpun dari Puskesmas Bonggakaradeng menyebutkan bahwa terdapat 29 orang di dalam truk saat kejadian berlangsung. Meskipun tidak ada korban jiwa, beberapa penumpang dilaporkan mengalami luka serius, termasuk satu korban dalam kondisi kritis dan mengalami patah tulang.
Rencana evakuasi korban ke RSUD Lakipadada di Makale masih terkendala, karena akses jalan menuju lokasi tertutup material longsor. Ambulans tidak dapat melintas hingga saat ini.
Petugas medis menyatakan bahwa diperlukan bantuan alat berat, seperti loader, untuk mempercepat pembukaan akses jalan dan memperlancar proses evakuasi.
Dan hari ini, Kamis (17/4/25) Pemerintah Daerah sudah mengerahkan bantuan alat berat ke lokasi kejadian guna menangani situasi darurat ini, terutama mengingat adanya korban yang membutuhkan penanganan medis segera. (tim IKP)
Peristiwa ini menyebabkan puluhan penumpang sebuah mobil truk mengalami luka-luka.
Informasi yang dihimpun dari Puskesmas Bonggakaradeng menyebutkan bahwa terdapat 29 orang di dalam truk saat kejadian berlangsung. Meskipun tidak ada korban jiwa, beberapa penumpang dilaporkan mengalami luka serius, termasuk satu korban dalam kondisi kritis dan mengalami patah tulang.
Rencana evakuasi korban ke RSUD Lakipadada di Makale masih terkendala, karena akses jalan menuju lokasi tertutup material longsor. Ambulans tidak dapat melintas hingga saat ini.
Petugas medis menyatakan bahwa diperlukan bantuan alat berat, seperti loader, untuk mempercepat pembukaan akses jalan dan memperlancar proses evakuasi.
Dan hari ini, Kamis (17/4/25) Pemerintah Daerah sudah mengerahkan bantuan alat berat ke lokasi kejadian guna menangani situasi darurat ini, terutama mengingat adanya korban yang membutuhkan penanganan medis segera. (tim IKP)