Menumbuhkan Kecintaan Kepada Seni Budaya, Festival Lomba Seni Daerah Digelar | Portal Berita
Pemerintah Kabupaten Tana Toraja

Menumbuhkan Kecintaan Kepada Seni Budaya, Festival Lomba Seni Daerah Digelar

🗂️ Pendidikan | 📅 Published: 13 Oct 2025 👁️ Views: 123
TANA TORAJA, MAKALE — Suasana Panggung Pasar Seni Makale tampak semarak saat Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, Sp.A, membuka Festival Lomba Seni Daerah jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Tana Toraja, Senin (13/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung hingga 16 Oktober ini mengangkat tema “Pelestarian Seni Budaya Tana Toraja untuk Kearifan Lokal yang Berkelanjutan.”

Festival ini menjadi ruang ekspresi generasi muda Toraja untuk menampilkan bakat seni sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal. Hadir mendampingi bupati, Ketua TP PKK sekaligus Ketua PAPPRI Tana Toraja, Dr. Erni Yetti Riman, SKM, M.Kes, yang turut memberikan dukungan kepada peserta.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Andarias Lebang, S.Pd, MM selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Pemkab Tana Toraja dan PAPPRI Tana Toraja. PAPPRI turut menjadi dewan juri di seluruh cabang lomba untuk menjamin penilaian profesional dan berlandaskan nilai seni budaya daerah.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam melestarikan identitas budaya.

“Kita harus bangga menjadi orang Toraja. Bahasa, seni, dan adat kita adalah jati diri yang harus dijaga agar tidak terkikis oleh zaman,” ujarnya.

Beliau juga mengajak pelajar untuk berani menggunakan bahasa Toraja tanpa rasa malu serta berharap penggunaan bahasa Indonesia, Inggris, dan Toraja di sekolah diatur seimbang agar siswa tetap terbuka pada dunia global tanpa meninggalkan akar budaya.

Selain seni dan budaya, Beliau juga mengimbau agar masyarakat turut menjaga keindahan lingkungan dengan menanam bunga bougenville di sepanjang jalan utama sebagai simbol cinta akan keindahan Tana Toraja.

Koordinator kegiatan, Agustinus Mulu’, menyebutkan beberapa cabang yang dilombakan, seperti solo vokal, vokal grup, musik bambu (pompang), seni pahat, seni lukis, kerajinan anyam, dan tari pagellu’. Ia berharap ke depan kegiatan ini dapat disosialisasikan lebih awal agar partisipasi sekolah semakin luas.

Festival ini menjadi momentum berharga dalam memperkuat identitas Toraja dan menumbuhkan semangat pelestarian budaya di kalangan pelajar. (mis)

#LombaSeniDaerah #PelajarToraja #BudayaToraja #CintaBudayaLokal #KearifanLokal #PemkabTanaToraja #TanaToraja #DiskominfoTanaToraja #TanaTorajaMasero