Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Wabup Tana Toraja Buka Lokakarya Penyusunan Renkon Tanah Longsor dan Sosialisasi RPB Tahun 2026 | Portal Berita
Pemerintah Kabupaten Tana Toraja

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Wabup Tana Toraja Buka Lokakarya Penyusunan Renkon Tanah Longsor dan Sosialisasi RPB Tahun 2026

🗂️ Umum | 📅 Published: 18 Jun 2026 👁️ Views: 146
TANA TORAJA - MAKALE, Wakil Bupati Tana Toraja, Erianto Laso' Paundanan, S.H., M.H., didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tana Toraja, Christian Batara Sakkung, S.P., menghadiri sekaligus membuka Lokakarya Penyusunan Dokumen Rencana Kontinjensi (Renkon) Tanah Longsor dan Sosialisasi Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) Kabupaten Tana Toraja Tahun 2026 yang diselenggarakan di Ruang Pertemuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tana Toraja, Rabu (17/6/2026).

Untuk diketahui, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana, khususnya tanah longsor.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa salah satu tugas fundamental negara adalah melindungi masyarakat dari berbagai ancaman dan marabahaya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memberikan bantuan secara cepat ketika terjadi bencana. Menurutnya, BPBD bersama seluruh unsur terkait merupakan garda terdepan dalam menjalankan amanah tersebut.

"Memberikan perlindungan dan pertolongan kepada masyarakat merupakan tugas yang sangat penting. Karena itu, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terus berupaya mencari solusi, meningkatkan kapasitas, dan memperkuat keterampilan agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi," ujar Wakil Bupati.

Ia juga mengajak seluruh narasumber, peserta, serta unsur pemerintah, TNI, Polri, Basarnas, BMKG, perangkat daerah, pemerintah kecamatan, kelurahan, lembang, dan seluruh pemangku kepentingan yang hadir untuk mengikuti lokakarya dengan sungguh-sungguh agar mampu menghasilkan langkah-langkah strategis dalam penyusunan dokumen Rencana Kontinjensi (Renkon) dan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB).

Lebih lanjut, Wakil Bupati mengingatkan bahwa bencana merupakan peristiwa yang sulit diprediksi, sehingga kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan. Oleh sebab itu, keberadaan dokumen perencanaan yang komprehensif sangat diperlukan sebagai pedoman bersama dalam penanganan bencana di Kabupaten Tana Toraja.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antarinstansi serta tersusunnya dokumen Rencana Kontinjensi Tanah Longsor yang mampu menjadi acuan dalam pelaksanaan penanggulangan bencana secara efektif, cepat, dan terkoordinasi demi memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Tana Toraja. (mis)