Sosialisasi Dan Rekrutmen Taruna Siaga Bencana (Tagana) Tana Toraja
TANA TORAJA – MAKALE, Dinas Sosial Kabupaten Tana Toraja melalui Bidang Rehabilitasi Sosial menggelar kegiatan Sosialisasi dan Rekrutmen Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Agustus 2025. Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada Senin, (11/8/2025) dihadiri Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, Sp.A, yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut.
Turut hadir Kepala Dinas Sosial Tana Toraja, drg. Adriana Saleng, S.Kg., M.K.M., pemateri dari Basarnas Tana Toraja, Maickel Marth Femy, SE, Ketua FK Tagana Provinsi Sulawesi Selatan, A. Rahman Sulo, serta Instruktur Tagana Provinsi Sulawesi Selatan.
Dalam arahannya, Bupati Tana Toraja mengajak 20 calon Tagana peserta kegiatan untuk menjadi relawan sosial yang memiliki kepedulian tinggi serta mampu bekerja sama dengan Dinas Sosial dalam melaksanakan tugas penanggulangan bencana. Arahan tersebut ditutup dengan penggaungan yel-yel Tana Toraja bersama seluruh peserta.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan tujuh materi utama, yakni Kebijakan Dinas Sosial Provinsi dalam Penanggulangan Bencana, Sejarah dan Penyelenggara Operasi SAR, Hakikat dan Urgensi Tagana, Arti Lambang dan Atribut Tagana, Pengangkatan Darurat Bencana, Manajemen Shelter, Manajemen Dapur Umum Lapangan, serta Pertolongan di Permukaan Air (Water Rescue).
Pada hari terakhir, peserta resmi dikukuhkan sebagai anggota Tagana oleh Kepala Dinas Sosial Tana Toraja dalam upacara pengukuhan yang digelar di Gedung Tammuan Mali.(tim IKP)
Turut hadir Kepala Dinas Sosial Tana Toraja, drg. Adriana Saleng, S.Kg., M.K.M., pemateri dari Basarnas Tana Toraja, Maickel Marth Femy, SE, Ketua FK Tagana Provinsi Sulawesi Selatan, A. Rahman Sulo, serta Instruktur Tagana Provinsi Sulawesi Selatan.
Dalam arahannya, Bupati Tana Toraja mengajak 20 calon Tagana peserta kegiatan untuk menjadi relawan sosial yang memiliki kepedulian tinggi serta mampu bekerja sama dengan Dinas Sosial dalam melaksanakan tugas penanggulangan bencana. Arahan tersebut ditutup dengan penggaungan yel-yel Tana Toraja bersama seluruh peserta.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan tujuh materi utama, yakni Kebijakan Dinas Sosial Provinsi dalam Penanggulangan Bencana, Sejarah dan Penyelenggara Operasi SAR, Hakikat dan Urgensi Tagana, Arti Lambang dan Atribut Tagana, Pengangkatan Darurat Bencana, Manajemen Shelter, Manajemen Dapur Umum Lapangan, serta Pertolongan di Permukaan Air (Water Rescue).
Pada hari terakhir, peserta resmi dikukuhkan sebagai anggota Tagana oleh Kepala Dinas Sosial Tana Toraja dalam upacara pengukuhan yang digelar di Gedung Tammuan Mali.(tim IKP)