Wakil Bupati Tana Toraja Hadiri Lokakarya Komitmen Untuk Gizi Di Makassar | Portal Berita
Pemerintah Kabupaten Tana Toraja

Wakil Bupati Tana Toraja Hadiri Lokakarya Komitmen Untuk Gizi Di Makassar

🗂️ Umum | 📅 Published: 15 Jul 2025 👁️ Views: 107
TANA TORAJA – MAKASSAR, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui Wakil Bupati Erianto L. Paunandan, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Tana Toraja, menghadiri Lokakarya “Komitmen untuk Gizi: Dari Bukti Menuju Dampak – Mewujudkan Program Gizi yang Terarah, Terintegrasi dan Berkelanjutan” yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan UNICEF Wilayah Sulawesi–Maluku dan Jenewa Madani pada Selasa, (15/7/2025).
Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, dan dihadiri oleh Bupati/Wali Kota atau perwakilan dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Turut mendampingi Wakil Bupati Tana Toraja dalam kegiatan tersebut adalah Plt. Kepala Dinas Kesehatan dan Sekretaris Bappelitbangda Kabupaten Tana Toraja.
Lokakarya ini bertujuan untuk menyosialisasikan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang menunjukkan data terkini terkait prevalensi stunting (kerdil), wasting (kurus), dan underweight (berat badan kurang), sekaligus mendorong penguatan komitmen pemerintah daerah dalam menyusun dan menjalankan program gizi yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Selain sesi pemaparan data dan kebijakan, kegiatan ini juga diisi dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh Ketua TPPS kabupaten/kota se-Sulsel sebagai bentuk nyata sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam upaya penurunan stunting di wilayah Sulawesi Selatan.
Kepala Perwakilan UNICEF Sulawesi-Maluku, Hengky Widjaja, serta Direktur Jenewa Madani, Surahmansah Said, turut hadir dan memberikan apresiasi atas keseriusan pemerintah daerah dalam merespon persoalan gizi anak. Mereka menekankan pentingnya penggunaan data sebagai dasar untuk intervensi kebijakan dan tindakan langsung yang berdampak bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap daerah, termasuk Kabupaten Tana Toraja, dapat memperkuat perencanaan dan pelaksanaan program gizi dengan pendekatan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan, demi terwujudnya generasi sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.(tim IKP)