Wakil Bupati Tana Toraja Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-XXlX
TANA TORAJA– MAKALE, Wakil Bupati Tana Toraja, Erianto Paundanan, SH, MH, memimpin langsung upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXIX yang digelar di halaman Kantor Bupati Tana Toraja, Jumat pagi (25/4).
Upacara ini dihadiri oleh Forkopimda Tana Toraja, Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretariat Daerah, Kepala Perangkat Daerah, serta seluruh jajaran ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Tana Toraja.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Tana Toraja membacakan Sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. Beliau menyampaikan bahwa Indonesia adalah Negara Besar, bukan hanya dari segi Luas Wilayah, dan jumlah penduduk melainkan juga dari keberagaman budaya, sumber daya alam dan potensi daerahnya, namun kehebatan ini tidak akan berarti jika tidak dibarengi dengan sinergi dan kolaborasi yang solid antar tingkatan Pemerintahan.
“Semangat kolaborasi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak inilah yang menjadi pilar utama dalam memperkuat tata kelola daerah yang responsif, transparan dan akuntabel” ujar Beliau.
Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan Pembacaan Sejarah Singkat Hari Otonomi Daerah yang dibacakan oleh Asisten Setda Tana Toraja, Muhammad Safar, S.STP, MH.
Untuk diketahui, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, yang menegaskan pentingnya peringatan Hari Otonomi Daerah sebagai refleksi perjalanan otonomi selama hampir tiga dekade. (tim IKP)
Upacara ini dihadiri oleh Forkopimda Tana Toraja, Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretariat Daerah, Kepala Perangkat Daerah, serta seluruh jajaran ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Tana Toraja.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Tana Toraja membacakan Sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. Beliau menyampaikan bahwa Indonesia adalah Negara Besar, bukan hanya dari segi Luas Wilayah, dan jumlah penduduk melainkan juga dari keberagaman budaya, sumber daya alam dan potensi daerahnya, namun kehebatan ini tidak akan berarti jika tidak dibarengi dengan sinergi dan kolaborasi yang solid antar tingkatan Pemerintahan.
“Semangat kolaborasi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak inilah yang menjadi pilar utama dalam memperkuat tata kelola daerah yang responsif, transparan dan akuntabel” ujar Beliau.
Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan Pembacaan Sejarah Singkat Hari Otonomi Daerah yang dibacakan oleh Asisten Setda Tana Toraja, Muhammad Safar, S.STP, MH.
Untuk diketahui, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, yang menegaskan pentingnya peringatan Hari Otonomi Daerah sebagai refleksi perjalanan otonomi selama hampir tiga dekade. (tim IKP)