Bupati Tana Toraja Buka Festival Tunas Bahasa Ibu Tahun 2026
TANA TORAJA - MAKALE, Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, Sp.A., secara resmi membuka kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kabupaten Tana Toraja Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Tammuan Mali, Tana Toraja, Senin (19/10/2026).
Kegiatan ini mengusung tema βBahasa Ibu, Jembatan Menuju Generasi Emas Tana Torajaβ sebagai wujud komitmen dalam melestarikan bahasa daerah sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal kepada generasi muda.
Dalam pembukaan kegiatan tersebut, Bupati Tana Toraja didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tana Toraja, Andarias Lebang, S.Pd., M.M.
Festival Tunas Bahasa Ibu Tahun 2026 diikuti oleh 304 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Berbagai mata lomba dipertandingkan, meliputi pidato, mendongeng, komedi tunggal, dan menulis cerpen.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama empat hari, yakni 19β20 Oktober 2026 untuk jenjang SD dan 21β22 Oktober 2026 untuk jenjang SMP.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk mempelajari, menggunakan, dan melestarikan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas serta kekayaan budaya Tana Toraja.
Pemerintah Kabupaten Tana Toraja terus mendorong upaya pelestarian bahasa ibu melalui kegiatan edukatif yang melibatkan generasi muda, sehingga warisan bahasa dan budaya daerah tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang. (mis)
#FestivalTunasBahasaIbu #PelestarianBahasaDaerah #PemkabTanaToraja #DiskominfoTanaToraja #TanaTorajaMASERO
Kegiatan ini mengusung tema βBahasa Ibu, Jembatan Menuju Generasi Emas Tana Torajaβ sebagai wujud komitmen dalam melestarikan bahasa daerah sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal kepada generasi muda.
Dalam pembukaan kegiatan tersebut, Bupati Tana Toraja didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tana Toraja, Andarias Lebang, S.Pd., M.M.
Festival Tunas Bahasa Ibu Tahun 2026 diikuti oleh 304 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Berbagai mata lomba dipertandingkan, meliputi pidato, mendongeng, komedi tunggal, dan menulis cerpen.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama empat hari, yakni 19β20 Oktober 2026 untuk jenjang SD dan 21β22 Oktober 2026 untuk jenjang SMP.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk mempelajari, menggunakan, dan melestarikan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas serta kekayaan budaya Tana Toraja.
Pemerintah Kabupaten Tana Toraja terus mendorong upaya pelestarian bahasa ibu melalui kegiatan edukatif yang melibatkan generasi muda, sehingga warisan bahasa dan budaya daerah tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang. (mis)
#FestivalTunasBahasaIbu #PelestarianBahasaDaerah #PemkabTanaToraja #DiskominfoTanaToraja #TanaTorajaMASERO