Kakanwil Ditjenpas Sulsel Hadiri Festival Pesona Tenun dan Budaya, Tandatangani MoU Pembangunan Bapas Tana Toraja
TANA TORAJA – Festival Pesona Tenun dan Budaya Tana Toraja Tahun 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk menampilkan dan melestarikan kekayaan budaya daerah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergi pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Mulyadi, turut menghadiri Festival Pesona Tenun dan Budaya Tana Toraja yang digelar di Pasar Seni Makale, Sabtu (29/8/2026).
Pada kesempatan tersebut, Mulyadi juga melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penyelenggaraan Pelayanan Pembinaan dan Pembimbingan Kemasyarakatan serta Dukungan Pembangunan Balai Pemasyarakatan (Bapas) di Kabupaten Tana Toraja.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kerja sama dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mendukung terselenggaranya pelayanan pembinaan dan pembimbingan kemasyarakatan yang lebih optimal.
Selain itu, dukungan terhadap pembangunan Bapas di Kabupaten Tana Toraja diharapkan dapat semakin mendekatkan pelayanan pemasyarakatan kepada masyarakat serta memberikan kemudahan dalam pelaksanaan tugas pembimbingan dan pendampingan kemasyarakatan.
Kehadiran Kakanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan dalam Festival Pesona Tenun dan Budaya juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian kekayaan budaya Tana Toraja. Melalui festival ini, warisan tenun dan budaya leluhur terus diperkenalkan kepada masyarakat luas, sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat.
Melalui momentum tersebut, pelestarian budaya dan penguatan pelayanan publik diharapkan dapat berjalan beriringan demi terwujudnya Tana Toraja yang semakin maju dan MASERO. (mis)
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Mulyadi, turut menghadiri Festival Pesona Tenun dan Budaya Tana Toraja yang digelar di Pasar Seni Makale, Sabtu (29/8/2026).
Pada kesempatan tersebut, Mulyadi juga melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penyelenggaraan Pelayanan Pembinaan dan Pembimbingan Kemasyarakatan serta Dukungan Pembangunan Balai Pemasyarakatan (Bapas) di Kabupaten Tana Toraja.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kerja sama dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mendukung terselenggaranya pelayanan pembinaan dan pembimbingan kemasyarakatan yang lebih optimal.
Selain itu, dukungan terhadap pembangunan Bapas di Kabupaten Tana Toraja diharapkan dapat semakin mendekatkan pelayanan pemasyarakatan kepada masyarakat serta memberikan kemudahan dalam pelaksanaan tugas pembimbingan dan pendampingan kemasyarakatan.
Kehadiran Kakanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan dalam Festival Pesona Tenun dan Budaya juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian kekayaan budaya Tana Toraja. Melalui festival ini, warisan tenun dan budaya leluhur terus diperkenalkan kepada masyarakat luas, sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat.
Melalui momentum tersebut, pelestarian budaya dan penguatan pelayanan publik diharapkan dapat berjalan beriringan demi terwujudnya Tana Toraja yang semakin maju dan MASERO. (mis)