Pemkab Tana Toraja Tingkatkan Pertanian Ramah Lingkungan Melalui Pelatihan Organik
TANA TORAJA - MAKALE, Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, Sp.A menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pelatihan Pertanian Ramah Lingkungan (pertanian organik) yang dilaksanakan di Makale, Jumat (10/4/26).
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Toraja, Yohanis Some, SP, MM, serta dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tana Toraja, kelompok dasawisma, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan ibu-ibu rumah tangga.
Dalam sambutannya, Bupati Tana Toraja menyampaikan bahwa pertanian ramah lingkungan merupakan sistem budidaya yang mengutamakan keseimbangan ekosistem, kesehatan tanah, serta keamanan produk bagi konsumen. Ia menekankan pentingnya penerapan metode pertanian organik sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menghasilkan produk yang sehat.
Pelatihan ini, lanjutnya, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan praktik pertanian organik secara berkelanjutan. Ia juga mendorong para peserta, khususnya kaum perempuan, untuk berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan peningkatan ekonomi rumah tangga.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Toraja, Yohanis Some, SP, MM menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga akan mengikuti praktik langsung pembuatan pupuk organik, baik padat maupun cair, sebagai bekal untuk diterapkan di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap terciptanya pola pertanian yang sehat, produktif, dan berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. (mis)
#PertanianOrganik #PertanianRamahLingkungan #KetahananPangan #Dasawisma #PemkabTanaToraja #DiskominfoTanaToraja #TanaTorajaMASERO
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Toraja, Yohanis Some, SP, MM, serta dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tana Toraja, kelompok dasawisma, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan ibu-ibu rumah tangga.
Dalam sambutannya, Bupati Tana Toraja menyampaikan bahwa pertanian ramah lingkungan merupakan sistem budidaya yang mengutamakan keseimbangan ekosistem, kesehatan tanah, serta keamanan produk bagi konsumen. Ia menekankan pentingnya penerapan metode pertanian organik sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menghasilkan produk yang sehat.
Pelatihan ini, lanjutnya, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan praktik pertanian organik secara berkelanjutan. Ia juga mendorong para peserta, khususnya kaum perempuan, untuk berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan peningkatan ekonomi rumah tangga.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Toraja, Yohanis Some, SP, MM menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga akan mengikuti praktik langsung pembuatan pupuk organik, baik padat maupun cair, sebagai bekal untuk diterapkan di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap terciptanya pola pertanian yang sehat, produktif, dan berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. (mis)
#PertanianOrganik #PertanianRamahLingkungan #KetahananPangan #Dasawisma #PemkabTanaToraja #DiskominfoTanaToraja #TanaTorajaMASERO